Balada Orang Biasa

Berbagi Untuk Semua, Ingin Bermanfaat Bagi Sesama

KARENA CINTA

Posted by lexdoank pada April 3, 2009

Sudah 8 tahun Sang pecinta meninggalkan negerinya, meninggalkan semua yang dimilikinya. Kerinduan akan tanah airnya begitu menggebu, kecintaan pada kampung halamannya begitu membuncah. Ia ingin saja segera pulang dan menginjakkan kaki di tanah kelahirannya. Tapi keinginan itu masih tertunda dan puncak dari semua itu terjadilah sebuah perjanjian yang terkenal dengan perjanjian Hudaibiyyah. Karena perjanjian Hudaibiyyah adalah isyarat bagi pembukaan kota Makkah. Hingga akhirnya tepat pada 10 Ramadhan tahun ke-8 hijrah Rasulullah pulang ke tanah kelahirannya, Makkah. Baca entri selengkapnya »

Posted in balada | 45 Comments »

AKU INGIN MENCINTAIMU SECARA SEDERHANA

Posted by lexdoank pada Maret 5, 2009

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada Baca entri selengkapnya »

Posted in berbagi | 44 Comments »

Muhammad Al-Fatih : Tokoh Yang Digerus oleh Mitos Dracula

Posted by lexdoank pada Februari 10, 2009

Muhammad Al-Fatih atau Mehmed II

Muhammad Al-Fatih atau Mehmed II


Bila di dalam sebuah ruang kelas seorang guru sejarah bertanya siapa yang tahu Muhammad Al-Fatih atau Muhammad II atau di barat lebih di kenal dengan Mehmed II ? Bisa dipastikan tidak ada yang mengangkat tangan. Tetapi bila sang guru bertanya siapa yang tahu Dracula ? Bisa dipastikan sebagian besar murid pasti akan mengacungkan tangan untuk berebut menjawab. Itulah ironi yang terjadi, bahwa generasi muda kita lebih mengenal superhero rekaan Barat dibandingkan pahlawaan yang sebenarnya. Baca entri selengkapnya »

Posted in tokoh dan sejarah | 105 Comments »

WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)

Posted by lexdoank pada Januari 20, 2009

WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)
(Composed by Michael Heart)
Copyright 2009

A blinding flash of white light

Lit up the sky over Gaza tonight

People running for cover

Not knowing whether they’re dead or alive

Cahaya putih yang membutakan mata
Menyala terang di langit Gaza malam ini
Orang-orang berlarian untuk berlindung
Tanpa tahu apakah mereka masih hidup atau sudah mati

They came with their tanks and their planes

With ravaging fiery flames

And nothing remains

Just a voice rising up in the smoky haze

Mereka datang dengan tank dan pesawat
Dengan berkobaran api yang merusak
Dan tak ada yang tersisa
Hanya suara yang terdengar di tengah asap tebal

We will not go down

In the night, without a fight

You can burn up our mosques and our homes and our schools

But our spirit will never die

We will not go down

In Gaza tonight

Kami tidak akan menyerah
Di malam hari, tanpa perlawanan
Kalian bisa membakar masjid kami, rumah kami dan sekolah kami
Tapi semangat kami tidak akan pernah mati
Kami tidak akan menyerah
Di Gaza malam ini

Women and children alike

Murdered and massacred night after night

While the so-called leaders of countries afar

Debated on who’s wrong or right

Wanita dan anak-anak
Dibunuh dan dibantai tiap malam
Sementara para pemimpin nun jauh di sana
Berdebat tentang siapa yang salah dan benar

But their powerless words were in vain

And the bombs fell down like acid rain

But through the tears and the blood and the pain

You can still hear that voice through the smoky haze

Tapi kata-kata mereka sedang dalam kesakitan
Dan bom-bom pun berjatuhan seperti hujan asam
Tapi melalui tetes air mata dan darah serta rasa sakit
Anda masih bisa mendengar suara itu di tengah asap tebal

We will not go down

In the night, without a fight

You can burn up our mosques and our homes and our schools

But our spirit will never die

We will not go down

In Gaza tonight

Kami tidak akan menyerah
Di malam hari, tanpa perlawanan
Kalian bisa membakar masjid kami, rumah kami dan sekolah kami
Tapi semangat kami tidak akan pernah mati
Kami tidak akan menyerah
Di Gaza malam ini Baca entri selengkapnya »

Posted in palestinaku | 57 Comments »

TAFSIR APA YANG ENGKAU KATAKAN LAGI, BUKANKAH FAKTA TELAH BICARA

Posted by lexdoank pada Januari 19, 2009

Semua orang boleh menafsirkan apa, yang pasti fakta telah membuktikan bahwa Israel adalah pembantai warga sipil yang tak berdosa. Membunuh anak-anak yang sedang sekolah. Memberondong ibu dan anak di pelukannya dengan peluru. Menghancurkan sekolah-sekolah PBB. Membombardir rumah sakit.

Semua orang boleh menafsir apa, yang pasti fakta telah bicara bahwa Israel memang benar-benar manusia paling kejam di dunia. Bayangkan saja, jasad anak-anak yang sudah di bombardirnya, di berikannya kepada anjing-anjing buat santapan. Tentara-tentara Zionis itu melepaskan beberapa ekor anjing yang langsung mengoyak-ngoyak jasad Shahd nama bocah yang sudah tak bernyawa itu.

Semua orang boleh menafsir apa, yang pasti fakta telah bicara bahwa Israel telah menggunakan senjata yang dilarang oleh PBB, seperti bom fosfor putih, yang jika kena tubuh sedikit saja, maka hancurlah tulang-tulang didalamnya. Dan asapnya bisa membuat manusia sakit pernafasan akut. Inilah bukti bahwa Israel lah yang menggunakan senjata terlarang.

Semua orang boleh menafsir apa, yang pasti fakta telah bicara, para pejuang Palestina seperti gerakan kemerdekaan Palestina HAMAS dan Jihad Islami serta pejuang-pejuang Palestina lain nya adalah melawan dan berjuang menegakkan kemerdekaaan Palestina sendiri. Dan mereka adalah para pejuang yang menuntut hak mereka, yakni hak hidup merdeka. Sama dengan rakyat nusantara ini dulu berjuang melawan Belanda. Lalu salahkah mereka?

Semua orang boleh menafsir apa, yang pasti fakta telah bicara, bahwa siapa saja orang yang benar-benar ikhlas menolong saudaranya dan siapa yang bermuka dua. Karena perang ini adalah “Perang Pembeda” kata Ismail Haniya sang Pejuang Revolusioner itu. Pembeda yang haq dengan yang bathil. Pembeda si Munafik dengan si Mukhlisin.

Semua orang boleh menafsir apa, yang pasti fakta telah bicara, bahwa Israel adalah anak emas Amerika. Israel sengaja membuat perang ini sebagai pesan kepada Barack Obama presiden Amerika terpilih yang akan dilantik besok 20 januari 2009, bahwa ia adalah anak emas yang musti di perhatikan dan di akomodasi. Maka di tengah optimisme dunia atas terpilihnya Barack Obama dan perubahan itu mungkin ibarat punguk merindu bulan purnama.

Semua orang boleh menafsir apa, yang pasti fakta telah bicara, Israel adalah Penjajah sejati dan Teroris yang sebenar-benarnya teroris. Meneror seluruh warga sipil dengan bom, tank, jet tempur dan helicopter buatan Amerikanya. Mencaplok tanah milik anak bangsa Palestina. Mem-buldozer rumah-rumah rakyat Palestina lalu mereka dirikan perumahan elit dan villa-villa kemudian di batas dengan tembok pemisah yang paling rasial di dunia melebihi rasialnya “tembok Berlin” (memisahkan Jerman barat dan timur) yang telah runtuh.

Lalu salahkah rakyat palestina berjuang mempertahankan tanahnya sendiri?

Salahkah para pejuang kemerdekaan Palestina seperti HAMAS , Jihad Islami dan pejuang lainnya di Palestina itu melawan penjajah Israel? Kalau jika mereka salah, berarti pejuang-pejuang kita dulu melawan penjajah Belanda juga salah.

Bukankah mereka berjuang mempertahankan hak mereka? Berjuang melawan Penjajah Israel?

Lalu terserah anda semua menafsir apa, Bukankah fakta telah bicara?? Baca entri selengkapnya »

Posted in palestinaku | 21 Comments »

SURAT TERBUKA ANAK BANGSA PALESTINA

Posted by lexdoank pada Januari 14, 2009

Surat Terbuka Anak Bangsa Palestina

بسم الله الرحمن الرحيم


Ucapan Selamat Datang dan Terima Kasih

Yang terhormat,

Bapak Suripto Joko Said,

Para Panitia Penyelenggara Muktamar,

Saudara dan Saudari Peserta Muktamar,

Dan Hadirin sekalian.


Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Atas nama diri saya sendiri dan atas nama bangsa Palestina yang terluka, saya berterima kasih kepada Anda semua atas perhatian yang dalam terhadap problematika Palestina. Saya juga berterima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk menyampaikan realita dan kesulitan yang dialami oleh salah satu kelompok masyarakat Palestina, yaitu mereka yang mengalami luka-luka.


Saya datang dari Palestina yang terluka, dari Baitul Maqdis tempat keberadaan Masjid Al-Aqsha yang diberkahi, negeri para Nabi dan Rasul – alahimussalam -, tempat Mi’raj Rasulullah saw, kiblat pertama ummat Isam, dan tempat suci ketiga mereka. Saya datang dari tengah penderitaan yang dialami oleh Ghaza yang diisolasi.


Saudara-saudara yang mulia tentu tahu bahwa sejak awal berlangsungnya Intifadhah Al-Aqsha 28 September 2000 telah jatuh korban luka-luka setiap hari hingga jumlahnya mencapai lebih dari 49000 orang.


Pada kesempatan ini kami ingin menjelaskan kehidupan orang-orang Palestina yang terluka dan berbagai kesulitan yang mereka hadapi diantaranya masalah sosial, kesehatan, kejiwaan, dan dampak isolasi (blokade pemboikotan) atas kami bangsa Palestina khususnya mereka yag terluka. Orang yang terluka tidak dapat berobat karena ditutupnya lintas perbatasan sedangkan sarana dan prasarana di Jalur Ghaza tidak mencukupi kebutuhan minimal untuk menolong mereka yang terluka dari bahaya kematian.


Politik Kebijakan dan Perlakuan Musuh terhadap Warga Palestina

Pendudukan dan penjajahan Yahudi selalu melakukan tindakan kezaliman dan penghancuran yang amat keji, serta menggunakan segala kekuatan brutal terhadap bangsa Palestina. Mereka menggunakan berbagai jenis senjata militer yang dilarang oleh dunia internasional seperti rudal pembakar, dan senjata penggergaji dan pemotong tubuh. Sehingga cukup banyak diantara kami yang terluka dan cacat karena kehilangan sebagian anggota tubuhnya baik mata, tangan, kaki atau lainnya. Kebanyakan diantara mereka adalah anak-anak dan remaja yang sedang berada di rumah atau sedang menyeberang jalan lalu diserang secara membabi buta. Salah satu buktinya adalah pembantaian di Hay Ad-Daraj yang menelan korban 20 syuhada dan 100 luka-luka. Anda juga telah menyaksikan bagaimana bayi-bayi yang masih menyusui meninggal di bawah puing reruntuhan bangunan rumah mereka. Juga pembantaian keluarga ‘Atsamina yang menelan korban 18 syahid serta 50 luka-luka yang kebanyakan mereka mengalami cacat permanen. Ini adalah pembunuhan massal yang bertentangan dengan akhlak manusia dan undang-undang samawi.


Peran Isolasi dan Pemboikotan

Blokade dan isolasi yang zalim terhadap Ghaza telah merampas hak-hak korban terluka, meskipun sekadar hak mendapat obat dan perawatan, hingga bahan bakar untuk mobil ambulan untuk mengantar korban luka ke klinik atau RS pun tidak ada. Belum lagi pemutusan aliran listrik yang menyebabkan peralatan terkait pernafasan pasien tak dapat berfungsi sehingga banyak diantara korban luka akhirnya meninggal. Diantara kami juga tidak mendapatkan obat bius sehingga dokter terpaksa melakukan amputasi atau operasi tanpa bius seperti yang Anda saksikan. Bukankah ini pembunuhan sengaja dan berencana terhadap manusia??


Dampak Sosial

Saudara-saudara yang mulia, mari kita melihat bagaimana seorang anak kecil usia sekolah tidak dapat pergi sendiri ke sekolahnya dan memerlukan ibu, ayah, atau saudaranya untuk mendorong kursi rodanya ke sekolah akibat cacat yang disebabkan oleh kekejaman pendudukan Israel. Anak-anak cacat itu tidak bisa lagi bermain bersama kawannya, tidak dapat membaca, menulis atau berolahraga, lalu kondisi mereka menjadi beban baru bagi keluarganya untuk diperhatikan dan dijaga secara khusus dengan program khusus pula. Semua bisa ia dapatkan jika keluarganya mampu. Jika tidak, maka perhatian dan perawatan minimal pun sulit ia dapatkan.


Bagaimana jika yang menjadi korban meninggal atau cacat adalah perempuan yang menjadi ibu? Dapat dikatakan bahwa telah terjadi penghancuran satu keluarga penuh, karena keluarga itu kehilangan pendidik, penjaga dan pengasuh mereka yang menyayangi. Adakah penghancuran yang lebih dahsyat darinya??


Bagaimana pula jika korban meninggal atau cacat adalah kepala rumah tangga? Padahal ia adalah tumpuan satu-satunya yang mencari nafkah keluarga, memenuhi kebutungan sandang, pangan dan perhatian. Penjajahan Zionis telah menghalangi seorang ayah yang cacat tubuh untuk memberikan kebahagiaan dan keceriaan bagi istri dan anak-anaknya, bahkan telah menjadikannya sebagai beban bagi mereka.


Bila yang mengalami cacat adalah remaja putra atau putri maka mereka akan mengalami tekanan jiwa yang berat, karena masa depan mereka yang mengkhawatirkan terutama masalah pernikahan. Sulit bagi mereka untuk mendapatkan pasangan yang mereka inginkan.

Akhirnya, kami, orang-orang yang terluka dan sakit sangat membutuhkan obat, kursi roda dan peralatan medis dan bagaimana membawanya masuk ke Ghaza. Kami membutuhkan pembangunan sarana dan prasarana kehidupan dan penyelenggaran berbagai program rehabilitasi serta proyek-proyek kemanusian agar kami dapat hidup mulia sebagai bangsa. Bangsa Palestina yang mengalir darahnya memanggil seluruh komponen ummat Islam, semua lembaga sosial dan kemanusiaan dan setiap pemilik hati nurani untuk mengulurkan bantuannya, berdiri di samping kami beriringan demi menghilangkan kezaliman, karena Allah selalu menolong hamba-Nya selama hamba itu menolong saudarannya.

Bantulah kami terus untuk menghentikan penjajahan agar kami bisa hidup lebih baik.

Akhirnya sekali lagi saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada hadirin dan penyelenggara muktamar ini.

Wassalamu’alaikum wrwb.

Salam dari orang-orang terluka di Ghaza, Baitul Maqdis, Palestina

(Surat terbuka ini dibacakan langsung oleh Dami Dabbur -yang kaki sebelah kanannya harus diamputasi korban kekejaman Israel- dalam Konferensi Internasional Palestina/as/ut)

Posted in palestinaku | 20 Comments »

PALESTINA BERDUKA

Posted by lexdoank pada Januari 5, 2009

HARI INI TIDAK ADA KATA-KATA,

CINTA HARUS MENGEJEWANTAH DI BUMI PARA NABI TERCINTA

=============================================

Silahkan buktikan cinta sahabat semua lewat Badan Kemanusiaan seperti dibawah ini :


Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI). Telah bertolak ke Palestina 1 Januari 2009 dilepas Menkes Fadilah Supari.

Medical Emergency Rescue Committee (MER-C).  Telah bertolak ke Palestina  1 Januari dilepas Menkes Fadilah Supari

Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina (KISPA)

Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP)

Posted in palestinaku | 51 Comments »

CATATAN PENGHUJUNG TAHUN

Posted by lexdoank pada Desember 24, 2008

sunsetkuAh…ngga terasa ya kita udah di penghujung taon 2008 M dan 1429 H skarang. Ngga lama lagi dalam hitungan hari kita udah berada di awal tahun 2009 M dan 1430 H Insya Allah. Tahun baru, semangat baru, gaya baru dan yang pasti dengan keimanan yang baru. Pergantian waktu, bergulirnya masa, hakikatnya sama saja. Tidak ada yang istemewa, tidak ada yang luar biasa, biasa-biasa saja. Baca entri selengkapnya »

Posted in berbagi | 42 Comments »

Perbedaan Yoi, Ya dan Ya Begitulah

Posted by lexdoank pada Desember 24, 2008

Turis amerika yang sedang belajar Bahasa Indonesia sedang bingung, mengapa orang Indonesia, jika menjawab pertanyaan itu beda-beda seperti yoi, ya, dan ya begitulah. Baca entri selengkapnya »

Posted in humor | 19 Comments »

PEREMPUAN-PEREMPUAN BESAR

Posted by lexdoank pada Desember 19, 2008

bungaJauh sebelum barat meng-kampanye-kan emansipasi ala westernisasi. Empat belas abad yang lalu di Lembah bernama Makkah dan Madinah telah bergaung kampanye mengangkat derajat wanita yang di pimpin oleh Muhammad Rasulullah. Lihatlah wanita-wanita mulia zaman itu yang kemuliaannya harum sepanjang masa. Ada Khadijah Al-Kubra yang menjadi saudagar kaya raya dan menopang dakwah suaminya Rasulullah. Ada Aisyah Al-Humaira yang menjadi gudang ilmu bagi para sahabat sepeninggal Rasulullah. Hampir semua hadits-hadits yang berkenaan dengan rumah tangga dan wanita di riwayatkan oleh beliau. Baca entri selengkapnya »

Posted in berbagi | 31 Comments »