Balada Orang Biasa

Berbagi Untuk Semua, Ingin Bermanfaat Bagi Sesama

KEBAHAGIAAN

Posted by lexdoank pada September 7, 2011

Mari semua kita bersyukur atas nikmat Allah yang Allah berikan, atas segala anugerah yang terus IA limpahkan kepada kita, Dia lah ALLAH Yang Maha Baik, Allah yang Maha Pengampun, yang dengan segala kelemahan & kealpaan kita, IA masih mencurahkan nikmat kesempatan buat kita semua untuk melakukan perbaikan.

Sifat dan rasa syukur yg kita lakukan adalah semua cara yang akhirnya dapat membuat kita yakin dan memahami bahwa Allah telah memberi berbagai anugerah yang luar biasa, yang tiada tara, bersamaan dengan sikap kita yang juga kita akui luar biasa melakukan penentangan kepada Allah ta’ala. Bersyukur kita karena hari ini Allah masih memberikan kehidupan kepada kita semua, dengan kehidupan ini, segala amal kebajikan, segala amal yang kita lakukan, masih Allah izinkan untuk menghapus amal-amal buruk yang telah kita perbuat. Sebaliknya sekuat apapun keinginan kita untuk beramal dan melakukan berbagai kebaikan, tetapi ketika kita sudah berpindah ke alam barzah, maka segala keinginan dan amal perbuatan itu tidak lagi Allah hitung sebagai sebuah amal dan tidak Allah berikan lagi kesempatan untuk melakukan amal tsb, karena beramal hanyalah didunia, setelah hidup didunia hanyalah tinggal mempertanggungjawabkan amal.

Mari kita sama2 kembali untuk memahami dan menyadari bahwa salahsatu bentuk wujud kasihsayang Allah kpd kita, ketika kita renungkan dan diberi Allah kita Al-Qur’an melalui lisan Rasulullah Muhammad SAW. Diturunkan-NYA Al-Qur’an tidak lain adalah sebuah panduan dan tatacara yang harus kita lalui dan kita lakukan, jika kita ingin hidup bahagia di dunia dan di akhirat, jika kita ingin hidup dalam keadaan yang penuh makna, bahkan meninggalkan kehidupan dunia dalam keadaan yang banyak memberi makna & manfaat buat kehidupan manusia.

Mari sama2 kita mengenal tentang kehidupan, mengenal tentang realitas kehidupan kita, mengenal tentang kebahagiaan dan segala faktor yang bisa kita lakukan untuk bisa kita mencapainya. Banyak cara seseorang untuk mencapai kebahagiaan dalam hidupnya, segala upaya ia lakukan demi terwujudnya kebahagiaan yang ia dambakan, namun pertanyaan sederhana yang menarik untuk kita renungkan adalah; sudahkah dalam hidup ini kita memiliki target hidup yang jelas? Apakah kita yakin dan optimis bisa mencapainya? Kemudian apakah kita sudah memiliki perencanaan yang serius untuk mewujudkannya? apakah langkah-langkah kita sudah tepat? dan juga apakah kita sudah totalitas dalam menjalankannya? Berikutnya sudahkah kita mengenali potensi & kerahiman yang Allah berikan kepada diri kita? dan selanjutnya apakah kita bahagia dengan profesi dan aktifitas yang kita lakukan hari ini.

Pertanyaan-pertanyaan sederhana ini cukup bermakna buat kita renungkan, mungkin sebagian orang mengatakan bahwa hidup ini mengalir begitu sajalah apa adanya, namun tahukah kita bahwa air yang mengalir itu bisa menuju ke tempat yang jernih, bersih dan segar. Namun air juga bisa mengalir menuju ketempat pembuangan air yang sangat menjijikkan, penuh kotoran dan bakteri, bau dan tentunya mengandung berbagai bibit penyakit.

Lalu kemanakah sebenarnya aliran air kehidupan yang kita lalui?, sudahkah kita memahami jika hari ini kita merasakan bahwa secara materi kehidupan kita cukup terpenuhi, misal kita adalah pemilik harta yang banyak atau kita adalah seorang anak pengusaha yang kaya raya, punya jabatan yang baik, terkenal, dihormati, dikagumi dan juga cerdas, apakah ini tepat kita katakan bahwa kita telah meraih kesuksesan dan kebahagiaan?. Atau buat kita yang saat ini dalam keadaan minim harta, kita adalah anak dari orang yang tidak berharta, tidak terkenal, jabatan rendah. Dan hari ini kita adalah orang yang sedang berjuang dan bersusah payah dalam memenuhi kebutuhan hidup, apakah ini menunjukkan bahwa diri kita belum meraih sukses dan bahagia itu?

Akhirnya apakah kebahagiaan dan kesuksesan itu ditandai dengan ada atau tidak adanya harta dan jabatan? Bagaimana dengan mereka yang kaya raya dengan cara yang haram? Apakah kebahagiaan itu telah hadir pada kehidupan mereka? Atau apa yang kita lihat dengan si miskin yang tekun dalam bekerja, dengan senyumnya yang lepas dan bebas, apakah kesengsaraan dan kegagalan itu bersemayam dalam hidup mereka saat ini? Jawabannya jelas belum pasti. Maka kebahagiaan itu sebenarnya terletak pada jiwa bukan harta dan sejauh mana kita berhubungan dengan Sang Pencipta.
Wallahu a’lam bisawwab

Iklan

5 Tanggapan to “KEBAHAGIAAN”

  1. Alex said

    mari temukan kebahagiaan disini…ya disini..dihatimu..kawan..

  2. apapun yang kita kita kerjakan pantas bahagia dan tersenyum gan,,,slm kenl

  3. mampir kemari dan mendapati Pak Alex udah ada postingan baru di 2011 kemarin. welcome back, Pak! 🙂

  4. Nice post 🙂
    good Luck 🙂

  5. Ikutan mampis gan
    salam blogger semua

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: