Balada Orang Biasa

Berbagi Untuk Semua, Ingin Bermanfaat Bagi Sesama

Episode Samara Keluarga Ibrahim

Ditulis oleh lexdoank di/pada November 25, 2009

Lelaki tua itu berjalan tertatih. Hawa panas gurun membasuh seluruh tubuhnya. Di sampingnya berjalan seorang perempuan muda sambil menggendong bayinya yang masih merah. Mereka berjalan kaki menyusuri gurun pasir yang ganas dari Syam (Syria) hingga sampai di suatu daerah, Gunung Faran di Makkah. Lelaki tua itu menempatkan isteri dan anaknya di sebuah lembah gersang dan asing, lalu beliau pergi meninggalkan mereka berdua. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam cerita | Leave a Comment »

BOLEH MAKSIAT….. ASAL……….

Ditulis oleh lexdoank di/pada November 19, 2009

Suatu saat seorang ahli hikmah, Ibrahim bin Adham didatangi orang yang mengaku ahli maksiat. Ia mengutarakan niatnya untuk keluar dari kubangan dunia hitam. Ibrahim bin Adham memberikan nasihat seraya berkata,

“Jika ingin menerima lima syarat dan mampu melaksanakannya, maka tak mengapa kamu meneruskan kesukaanmu berbuat maksiat.”

Mendengar perkataan Ibrahim, ahli maksiat dengan penasaran bertanya, “Ya Abu Ishaq (panggilan Ibrahim bin Adham) apa syaratnya?”

Ibrahim bin Adham berkata, “Pertama, jika ingin melakukan maksiat kepada Allah, janganlah kamu memakan rezeki-Nya.”

“Lalu, aku harus makan dari mana? Bukankah semua yang dibumi ini rezeki Allah?” Kata sang ahli maksiat penuh keheranan.

Ibrahim bin Adham berkata lagi, “Ya, kalau sudah menyadarinya,masih pantaskah kamu memakan rezeki-Nya, sedangkan kamu melanggar perintah-perintah-Nya. Kemudian syarat kedua, kalau ingin bermaksiat kepada-Nya, maka jangan tinggal di bumi-Nya.”

“Ya, Abu Ishaq, kalau demikian aku tinggal dimana? Bukankah semua bumi dan isinya ini kepunyaan Allah?” Kata lelaki itu.

“Ya Abdullah, renungkanlah olehmu, apakah masih pantas memakan rezeki-Nya dan tinggal di bumi-Nya, sedangkan kamu masih hendak melanggar perintah-Nya?” Kata Ibrahim.

“Ya, benar, “tutur lelaki itu tertunduk pasrah.

Ibrahim bin Adham kembali berkata, “Syarat ketiga, kalau ingin juga bermaksiat, mau makan rezeki-Nya dan tiggal di bumi-Nya, maka carilah suatu tempat yang tersembunyi dan tidak dapat dilihat-Nya.”

“Ya, Abu Ishaq, mana mungkin Allah SWT tidak melihat kita?” ujarnya. Sang ahli maksiat itupun terdiam merenungkan petuah-petuah Ibrahim. Lalu kembali bertanya, “Ya Abu Ishaq,kini apalagi syarat keempat?”

“Kalau malaikat datang hendak mencabut ruhmu, katakanlah,”Undurlah kematianku. Aku ingin bertaubat dan melakukan amal shalih,” Kata Ibrahim.

“Ya, Abu Ishaq, mana mungkin malaikat maut akan mengabulkan permintaanku itu, “ jawab lelaki itu. “Baiklah, ya Abu Ishaq. Sekarang syarat kelimanya apalagi?” tanyanya lagi.

“Kalau malaikat Zabaniyah hendak membawamu ke neraka di hari kiamat, janganlah kamu mau ikut bersamanya!”

“Ya, Abu Ishaq, jelas mereka (malaikat Zabaniyah) tidak mungkin menbiarkan aku menolak kehendak-Nya,” ujar lelaki itu.

“Kalau demikian, jalan apa lagi yang dapat menyelamtkan dirimu ya Abdullah? Tanya Ibrahim bin Adham.

“Ya, Abu Ishaq, cukuplah! Cukup! Jangan Engkau teruskan lagi. Mulai detik ini aku beristighfar dan bertaubat pada Allah.”ujar lelaki itu sambil menangis penuh penyesalan.

Ditulis dalam berbagi | 4 Komentar »

Tanya kenapa

Ditulis oleh lexdoank di/pada November 15, 2009

Kenapa Orang-orang kaya begitu miskin ?

Kenapa Orang-orang berilmu begitu bodoh ?

Tanya Kenapa ?

Ditulis dalam celoteh | 5 Komentar »

MENANTI

Ditulis oleh lexdoank di/pada November 13, 2009

Hari hari berlalu
Tahun berubah
Lahir dan mati silih berganti
Namun kau seperti dulu, tak tentu arah
Apa kau akan hidup seribu tahun lagi ?

Bukan, sekali kali bukan sobat
Kita mengarungi hidup ini untuk mencari ridho illahi
Agar kelak kita bahagia di akhirat nanti.

Ditulis dalam Uncategorized | 5 Komentar »

KARENA CINTA

Ditulis oleh lexdoank di/pada April 3, 2009

Sudah 8 tahun Sang pecinta meninggalkan negerinya, meninggalkan semua yang dimilikinya. Kerinduan akan tanah airnya begitu menggebu, kecintaan pada kampung halamannya begitu membuncah. Ia ingin saja segera pulang dan menginjakkan kaki di tanah kelahirannya. Tapi keinginan itu masih tertunda dan puncak dari semua itu terjadilah sebuah perjanjian yang terkenal dengan perjanjian Hudaibiyyah. Karena perjanjian Hudaibiyyah adalah isyarat bagi pembukaan kota Makkah. Hingga akhirnya tepat pada 10 Ramadhan tahun ke-8 hijrah Rasulullah pulang ke tanah kelahirannya, Makkah. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam balada | 42 Komentar »

AKU INGIN MENCINTAIMU SECARA SEDERHANA

Ditulis oleh lexdoank di/pada Maret 5, 2009

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam berbagi | 35 Komentar »

Muhammad Al-Fatih : Tokoh Yang Digerus oleh Mitos Dracula

Ditulis oleh lexdoank di/pada Februari 10, 2009

Muhammad Al-Fatih atau Mehmed II

Muhammad Al-Fatih atau Mehmed II


Bila di dalam sebuah ruang kelas seorang guru sejarah bertanya siapa yang tahu Muhammad Al-Fatih atau Muhammad II atau di barat lebih di kenal dengan Mehmed II ? Bisa dipastikan tidak ada yang mengangkat tangan. Tetapi bila sang guru bertanya siapa yang tahu Dracula ? Bisa dipastikan sebagian besar murid pasti akan mengacungkan tangan untuk berebut menjawab. Itulah ironi yang terjadi, bahwa generasi muda kita lebih mengenal superhero rekaan Barat dibandingkan pahlawaan yang sebenarnya. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam tokoh dan sejarah | 54 Komentar »

WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)

Ditulis oleh lexdoank di/pada Januari 20, 2009

WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)
(Composed by Michael Heart)
Copyright 2009

A blinding flash of white light

Lit up the sky over Gaza tonight

People running for cover

Not knowing whether they’re dead or alive

Cahaya putih yang membutakan mata
Menyala terang di langit Gaza malam ini
Orang-orang berlarian untuk berlindung
Tanpa tahu apakah mereka masih hidup atau sudah mati

They came with their tanks and their planes

With ravaging fiery flames

And nothing remains

Just a voice rising up in the smoky haze

Mereka datang dengan tank dan pesawat
Dengan berkobaran api yang merusak
Dan tak ada yang tersisa
Hanya suara yang terdengar di tengah asap tebal

We will not go down

In the night, without a fight

You can burn up our mosques and our homes and our schools

But our spirit will never die

We will not go down

In Gaza tonight

Kami tidak akan menyerah
Di malam hari, tanpa perlawanan
Kalian bisa membakar masjid kami, rumah kami dan sekolah kami
Tapi semangat kami tidak akan pernah mati
Kami tidak akan menyerah
Di Gaza malam ini

Women and children alike

Murdered and massacred night after night

While the so-called leaders of countries afar

Debated on who’s wrong or right

Wanita dan anak-anak
Dibunuh dan dibantai tiap malam
Sementara para pemimpin nun jauh di sana
Berdebat tentang siapa yang salah dan benar

But their powerless words were in vain

And the bombs fell down like acid rain

But through the tears and the blood and the pain

You can still hear that voice through the smoky haze

Tapi kata-kata mereka sedang dalam kesakitan
Dan bom-bom pun berjatuhan seperti hujan asam
Tapi melalui tetes air mata dan darah serta rasa sakit
Anda masih bisa mendengar suara itu di tengah asap tebal

We will not go down

In the night, without a fight

You can burn up our mosques and our homes and our schools

But our spirit will never die

We will not go down

In Gaza tonight

Kami tidak akan menyerah
Di malam hari, tanpa perlawanan
Kalian bisa membakar masjid kami, rumah kami dan sekolah kami
Tapi semangat kami tidak akan pernah mati
Kami tidak akan menyerah
Di Gaza malam ini Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam palestinaku | 55 Komentar »

TAFSIR APA YANG ENGKAU KATAKAN LAGI, BUKANKAH FAKTA TELAH BICARA

Ditulis oleh lexdoank di/pada Januari 19, 2009

Semua orang boleh menafsirkan apa, yang pasti fakta telah membuktikan bahwa Israel adalah pembantai warga sipil yang tak berdosa. Membunuh anak-anak yang sedang sekolah. Memberondong ibu dan anak di pelukannya dengan peluru. Menghancurkan sekolah-sekolah PBB. Membombardir rumah sakit.

Semua orang boleh menafsir apa, yang pasti fakta telah bicara bahwa Israel memang benar-benar manusia paling kejam di dunia. Bayangkan saja, jasad anak-anak yang sudah di bombardirnya, di berikannya kepada anjing-anjing buat santapan. Tentara-tentara Zionis itu melepaskan beberapa ekor anjing yang langsung mengoyak-ngoyak jasad Shahd nama bocah yang sudah tak bernyawa itu.

Semua orang boleh menafsir apa, yang pasti fakta telah bicara bahwa Israel telah menggunakan senjata yang dilarang oleh PBB, seperti bom fosfor putih, yang jika kena tubuh sedikit saja, maka hancurlah tulang-tulang didalamnya. Dan asapnya bisa membuat manusia sakit pernafasan akut. Inilah bukti bahwa Israel lah yang menggunakan senjata terlarang.

Semua orang boleh menafsir apa, yang pasti fakta telah bicara, para pejuang Palestina seperti gerakan kemerdekaan Palestina HAMAS dan Jihad Islami serta pejuang-pejuang Palestina lain nya adalah melawan dan berjuang menegakkan kemerdekaaan Palestina sendiri. Dan mereka adalah para pejuang yang menuntut hak mereka, yakni hak hidup merdeka. Sama dengan rakyat nusantara ini dulu berjuang melawan Belanda. Lalu salahkah mereka?

Semua orang boleh menafsir apa, yang pasti fakta telah bicara, bahwa siapa saja orang yang benar-benar ikhlas menolong saudaranya dan siapa yang bermuka dua. Karena perang ini adalah “Perang Pembeda” kata Ismail Haniya sang Pejuang Revolusioner itu. Pembeda yang haq dengan yang bathil. Pembeda si Munafik dengan si Mukhlisin.

Semua orang boleh menafsir apa, yang pasti fakta telah bicara, bahwa Israel adalah anak emas Amerika. Israel sengaja membuat perang ini sebagai pesan kepada Barack Obama presiden Amerika terpilih yang akan dilantik besok 20 januari 2009, bahwa ia adalah anak emas yang musti di perhatikan dan di akomodasi. Maka di tengah optimisme dunia atas terpilihnya Barack Obama dan perubahan itu mungkin ibarat punguk merindu bulan purnama.

Semua orang boleh menafsir apa, yang pasti fakta telah bicara, Israel adalah Penjajah sejati dan Teroris yang sebenar-benarnya teroris. Meneror seluruh warga sipil dengan bom, tank, jet tempur dan helicopter buatan Amerikanya. Mencaplok tanah milik anak bangsa Palestina. Mem-buldozer rumah-rumah rakyat Palestina lalu mereka dirikan perumahan elit dan villa-villa kemudian di batas dengan tembok pemisah yang paling rasial di dunia melebihi rasialnya “tembok Berlin” (memisahkan Jerman barat dan timur) yang telah runtuh.

Lalu salahkah rakyat palestina berjuang mempertahankan tanahnya sendiri?

Salahkah para pejuang kemerdekaan Palestina seperti HAMAS , Jihad Islami dan pejuang lainnya di Palestina itu melawan penjajah Israel? Kalau jika mereka salah, berarti pejuang-pejuang kita dulu melawan penjajah Belanda juga salah.

Bukankah mereka berjuang mempertahankan hak mereka? Berjuang melawan Penjajah Israel?

Lalu terserah anda semua menafsir apa, Bukankah fakta telah bicara?? Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam palestinaku | 20 Komentar »

SURAT TERBUKA ANAK BANGSA PALESTINA

Ditulis oleh lexdoank di/pada Januari 14, 2009

Surat Terbuka Anak Bangsa Palestina

بسم الله الرحمن الرحيم


Ucapan Selamat Datang dan Terima Kasih

Yang terhormat,

Bapak Suripto Joko Said,

Para Panitia Penyelenggara Muktamar,

Saudara dan Saudari Peserta Muktamar,

Dan Hadirin sekalian.


Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Atas nama diri saya sendiri dan atas nama bangsa Palestina yang terluka, saya berterima kasih kepada Anda semua atas perhatian yang dalam terhadap problematika Palestina. Saya juga berterima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk menyampaikan realita dan kesulitan yang dialami oleh salah satu kelompok masyarakat Palestina, yaitu mereka yang mengalami luka-luka.


Saya datang dari Palestina yang terluka, dari Baitul Maqdis tempat keberadaan Masjid Al-Aqsha yang diberkahi, negeri para Nabi dan Rasul – alahimussalam -, tempat Mi’raj Rasulullah saw, kiblat pertama ummat Isam, dan tempat suci ketiga mereka. Saya datang dari tengah penderitaan yang dialami oleh Ghaza yang diisolasi.


Saudara-saudara yang mulia tentu tahu bahwa sejak awal berlangsungnya Intifadhah Al-Aqsha 28 September 2000 telah jatuh korban luka-luka setiap hari hingga jumlahnya mencapai lebih dari 49000 orang.


Pada kesempatan ini kami ingin menjelaskan kehidupan orang-orang Palestina yang terluka dan berbagai kesulitan yang mereka hadapi diantaranya masalah sosial, kesehatan, kejiwaan, dan dampak isolasi (blokade pemboikotan) atas kami bangsa Palestina khususnya mereka yag terluka. Orang yang terluka tidak dapat berobat karena ditutupnya lintas perbatasan sedangkan sarana dan prasarana di Jalur Ghaza tidak mencukupi kebutuhan minimal untuk menolong mereka yang terluka dari bahaya kematian.


Politik Kebijakan dan Perlakuan Musuh terhadap Warga Palestina

Pendudukan dan penjajahan Yahudi selalu melakukan tindakan kezaliman dan penghancuran yang amat keji, serta menggunakan segala kekuatan brutal terhadap bangsa Palestina. Mereka menggunakan berbagai jenis senjata militer yang dilarang oleh dunia internasional seperti rudal pembakar, dan senjata penggergaji dan pemotong tubuh. Sehingga cukup banyak diantara kami yang terluka dan cacat karena kehilangan sebagian anggota tubuhnya baik mata, tangan, kaki atau lainnya. Kebanyakan diantara mereka adalah anak-anak dan remaja yang sedang berada di rumah atau sedang menyeberang jalan lalu diserang secara membabi buta. Salah satu buktinya adalah pembantaian di Hay Ad-Daraj yang menelan korban 20 syuhada dan 100 luka-luka. Anda juga telah menyaksikan bagaimana bayi-bayi yang masih menyusui meninggal di bawah puing reruntuhan bangunan rumah mereka. Juga pembantaian keluarga ‘Atsamina yang menelan korban 18 syahid serta 50 luka-luka yang kebanyakan mereka mengalami cacat permanen. Ini adalah pembunuhan massal yang bertentangan dengan akhlak manusia dan undang-undang samawi.


Peran Isolasi dan Pemboikotan

Blokade dan isolasi yang zalim terhadap Ghaza telah merampas hak-hak korban terluka, meskipun sekadar hak mendapat obat dan perawatan, hingga bahan bakar untuk mobil ambulan untuk mengantar korban luka ke klinik atau RS pun tidak ada. Belum lagi pemutusan aliran listrik yang menyebabkan peralatan terkait pernafasan pasien tak dapat berfungsi sehingga banyak diantara korban luka akhirnya meninggal. Diantara kami juga tidak mendapatkan obat bius sehingga dokter terpaksa melakukan amputasi atau operasi tanpa bius seperti yang Anda saksikan. Bukankah ini pembunuhan sengaja dan berencana terhadap manusia??


Dampak Sosial

Saudara-saudara yang mulia, mari kita melihat bagaimana seorang anak kecil usia sekolah tidak dapat pergi sendiri ke sekolahnya dan memerlukan ibu, ayah, atau saudaranya untuk mendorong kursi rodanya ke sekolah akibat cacat yang disebabkan oleh kekejaman pendudukan Israel. Anak-anak cacat itu tidak bisa lagi bermain bersama kawannya, tidak dapat membaca, menulis atau berolahraga, lalu kondisi mereka menjadi beban baru bagi keluarganya untuk diperhatikan dan dijaga secara khusus dengan program khusus pula. Semua bisa ia dapatkan jika keluarganya mampu. Jika tidak, maka perhatian dan perawatan minimal pun sulit ia dapatkan.


Bagaimana jika yang menjadi korban meninggal atau cacat adalah perempuan yang menjadi ibu? Dapat dikatakan bahwa telah terjadi penghancuran satu keluarga penuh, karena keluarga itu kehilangan pendidik, penjaga dan pengasuh mereka yang menyayangi. Adakah penghancuran yang lebih dahsyat darinya??


Bagaimana pula jika korban meninggal atau cacat adalah kepala rumah tangga? Padahal ia adalah tumpuan satu-satunya yang mencari nafkah keluarga, memenuhi kebutungan sandang, pangan dan perhatian. Penjajahan Zionis telah menghalangi seorang ayah yang cacat tubuh untuk memberikan kebahagiaan dan keceriaan bagi istri dan anak-anaknya, bahkan telah menjadikannya sebagai beban bagi mereka.


Bila yang mengalami cacat adalah remaja putra atau putri maka mereka akan mengalami tekanan jiwa yang berat, karena masa depan mereka yang mengkhawatirkan terutama masalah pernikahan. Sulit bagi mereka untuk mendapatkan pasangan yang mereka inginkan.

Akhirnya, kami, orang-orang yang terluka dan sakit sangat membutuhkan obat, kursi roda dan peralatan medis dan bagaimana membawanya masuk ke Ghaza. Kami membutuhkan pembangunan sarana dan prasarana kehidupan dan penyelenggaran berbagai program rehabilitasi serta proyek-proyek kemanusian agar kami dapat hidup mulia sebagai bangsa. Bangsa Palestina yang mengalir darahnya memanggil seluruh komponen ummat Islam, semua lembaga sosial dan kemanusiaan dan setiap pemilik hati nurani untuk mengulurkan bantuannya, berdiri di samping kami beriringan demi menghilangkan kezaliman, karena Allah selalu menolong hamba-Nya selama hamba itu menolong saudarannya.

Bantulah kami terus untuk menghentikan penjajahan agar kami bisa hidup lebih baik.

Akhirnya sekali lagi saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada hadirin dan penyelenggara muktamar ini.

Wassalamu’alaikum wrwb.

Salam dari orang-orang terluka di Ghaza, Baitul Maqdis, Palestina

(Surat terbuka ini dibacakan langsung oleh Dami Dabbur -yang kaki sebelah kanannya harus diamputasi korban kekejaman Israel- dalam Konferensi Internasional Palestina/as/ut)

Ditulis dalam palestinaku | 20 Komentar »